Sistem Bilangan yang sering dipakai sistem digital
Tugas : 2
Progam Studi : Teknik Informatika
Nama: M.Agung
NPM : 011170007
A. Konversi bilangan desimal ke oktal
Progam Studi : Teknik Informatika
Nama: M.Agung
NPM : 011170007
Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas bilangan yang sering dipakai sistem digital.
- Desimal
- Biner
- Oktal
- Hexadesimal
Pengertian
Desimal
Desimal/Persepuluh/Basis10/Radiks 10
Simbol bilangan desimal yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9
Contoh : 64(10) 128(10) dan 128 (D)
Biner
Biner adalah bilangan basis 2 / Radiks 2
Hanya terdiri 2 simbol yaitu 0 (Off/False) dan 1 (On/True)
Contoh bilangan: 00110011(2) 1001(2) 1001(B)
Oktal
Oktal adalah bilangan yang terdiri dari Basis 8 / Radiks 8
Bilangan Oktal Terdiri dari 8 simbol yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7
Contoh bilangan: 115(8),115(O)
Hexadesimal
Hexadesimal adalah bilangan yang terdiri dari basi 16 / Radiks 16
Hexa artinya 6 sedangkan Desimal artinya 10
Hexadesimal menggunakan 2 unsur Angka dan Huruf
Bilangan hexadesimal terdiri dari 16 simbol yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F
Contoh Bilangan: B3(16),B3(H).
Berikut ini cara mengerjakan soal bilangan menurut simbolnya
1. 172(10) = 254 (8)
Cara pengerjaan
172
8 4
21
8 5
2
8 2
0
Cara pengerjaan
172
8
21
8
2
8
0
B. Konversi bilangan desimal ke Hexadesimal
2. 302(10) = 12D (16)
Cara pengerjaan
302
16 14
18
16 2
1
16 1
0
C.Konversi bilangan desimal ke biner
Cara pengerjaan
302
16
18
16
1
16
0
C.Konversi bilangan desimal ke biner
3. 92(10) = 01011100 (2)
Cara pengerjaan
D.Konversi bilangan biner ke desimal
Cara pengerjaan
92 28 12 4
|
D.Konversi bilangan biner ke desimal
4. 11001101(2) = 263(10)
Cara pengerjaan
128 + 64+32+16+8+4+2+1=263(10)
E.Konversi bilangan biner ke hexadesimal
Cara pengerjaan
| 256 | 128 | 64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 |
| 1 | 1 | 0 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 |
128 + 64+32+16+8+4+2+1=263(10)
E.Konversi bilangan biner ke hexadesimal
5. 11110011(2) = E3 (16)
Cara pengerjaan
8 4 2 1 8 4 2 1
1 1 1 1 0 0 1 1
8+4+2+1 2+1
15 3
E 3
F.Konversi bilangan biner ke oktal
Cara pengerjaan
8
1
8+4+2+1 2+1
15 3
E 3
F.Konversi bilangan biner ke oktal
6. 10101010(2) = 252 (8)
Cara pengerjaan
2 1 4 2 1 4 2 1
1 0 1 0 1 0 1 0
2 4+1 2
2 5 2
G.Konversi bilangan oktal ke desimal
Cara pengerjaan
2
1 0 1 0 1 0 1 0
2 4+1 2
2 5 2
G.Konversi bilangan oktal ke desimal
7. 723(8) = 457 (10)
Cara pengerjaan
723 = 7 x 8^ + 2x8* + 3x8
= 7x(8x8), 2x(8x1) , 3x(8:8)
= (7x64) (2x8) , (3x1)
Cara pengerjaan
723 = 7 x 8^ + 2x8* + 3x8
= 7x(8x8), 2x(8x1) , 3x(8:8)
= (7x64) (2x8) , (3x1)
= 448 + 16 + 3
= 457 (10 )
H.Konversi bilangan oktal ke hexadesimal
= 457 (10 )
H.Konversi bilangan oktal ke hexadesimal
8. 341(8) = D1(16)
Cara pengerjaan
D 1
I. Konversi bilangan oktal biner
9. 74(8) = 111100(2)
Cara pengerjaan
7 4
4 2 1 4 2 1
1 1 1 1 0 0
J.Konversi bilangan hexadesimal ke biner
Cara pengerjaan
3 4 1
2 1 4 2 1 4 2 1
1 1 1 0 0 0 0 1
2
1 1 1 0 0 0 0 1
Biner = 11100001
8 4 2 1 8 4 2 1
1 1 1 0 0 0 0 1
8 + 4 + 2 1
14 1
1 1 1 0 0 0 0 1
8 + 4 + 2 1
14 1
I. Konversi bilangan oktal biner
9. 74(8) = 111100(2)
Cara pengerjaan
7 4
4
1 1 1 1 0 0
J.Konversi bilangan hexadesimal ke biner
10. BA(16) = ..... (2)
Cara pengerjaan
B A
11 10
8 4 2 1 8 4 2 1
1 0 1 1 1 0 1 0
K.Konversi bilangan hexadesimal ke desimal
11. FF(16) = 272(10)
Cara pengerjaan
FF = 16 x 16 * 16 x 16
= 16 x 16 16 x 1
= 256 + 16
= 272(10)
L.Konversi bilangan hexadesimal ke oktal
Cara pengerjaan
B A
11 10
8
1 0 1 1 1 0 1 0
K.Konversi bilangan hexadesimal ke desimal
11. FF(16) = 272(10)
Cara pengerjaan
FF = 16 x 16 * 16 x 16
= 16 x 16 16 x 1
= 256 + 16
= 272(10)
L.Konversi bilangan hexadesimal ke oktal
12. C2(16) = 302(8)
Cara pengerjaan
12 2
1 1 0 0 0 0 1 0
8 4 2 1 8 4 2 1
2--1 4 2 1 4 2 1
1 1 0 0 0 0 1 0
3 0 2
Cara pengerjaan
12 2
1 1 0 0 0 0 1 0
8
2
1 1 0 0 0 0 1 0
3 0 2
Komentar
Posting Komentar